WELCOME TO TETEBATU

Tetebatu Is The oldest tourist village in the east of Lombok Islands, Indonesia. Tetebatu has mystical waterfalls, have vast rice fields, and have a very spectacular view of the Mountain, this is a scenic rural area located in 700m above sea level, and 15 kilometers linear distance south from the summit of Mount Rinjani. Here the world is still orderly, slowly more and more visitors are coming to Tetebatu.

Find the Perfect Tour

~ Paket Wisata Tetebatu Village ~

Testimonial

by Doni Ibrahim Syah on Desa Wisata Tetebatu

tetebatu village is a kind and patient guide, booking his tour was affordable ( cheaper than others ) and also the highlight of our trip in Tetebatu. The best part of the adventure was the waterfalls!! Make sure you wear bathers and water shoes like sandals that you can get wet ! Walking through the villages was an exciting way to start the morning and we also stopped off to buy some local spices. You can buy the spices cheaper from the Oktavia Warung in town but the general quality everywhere is good. Johnny is well worth booking for your tour in Tetebatu. There was nothing he wouldnt do for us. <3 Thank you and lots of love. Emily and Oskar - AUSTRALIA

by Mery Riana on Desa Wisata Tetebatu

I just say WOW! This is really worth a visit. So beautiful views and an fun adventure walking in environments like this. Both the guide and the driver who picked us up was very nice to us. One of the days on Lombok we’ll Never forget. Don’t hesitate to book a visit with Jonny, it’s really worth it!

Page 1 of 2:
«
 
 
1
2
 
»
 

TETEBATU

Tetebatu Adalah sebuah desa yang indah di sebelah timur Kepulauan Lombok, Indonesia. Tetebatu memiliki air terjun mistis, sawah yang luas, dan pemandangan Gunung yang sangat spektakuler, ini adalah daerah pedesaan yang indah yang terletak di 700m di atas permukaan laut, dan jarak linier 15 kilometer ke selatan dari puncak Gunung Rinjani. Di sini dunia masih tertib, pelan-pelan semakin banyak pengunjung yang datang ke Tetebatu.

Dan kini Tetebatu menjadi destinasi favorit yang banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, dibalik pesonanya, Tetebatu memiliki sejarah yang unik dalam perkembangannya.
Berawal dari " Pembangger Suranadi" seorang keturunan Prabu Anom dari Loyok, yang melakukan perjalanan dari ujung timur ke ujung barat, kemudian ia menemukan tebing yang sangat tinggi dan tidak ada jalan, sehingga Prabu Anom dan rombongan memutuskan untuk membangun jalan, ketika jalan sudah selesai. ternyata di tebing tersebut terdapat sebuah batu, maka dari situlah awalnya disebut Tetebatu, dimana Tete berarti jembatan dan Batu berarti batu.
Orang yang pertama kali tinggal di Tetebatu bernama Mbik Miran (Alm.) dan dari dia hanya ada tujuh kepala keluarga, sampai sekarang ada lebih dari 7129 orang. Awalnya Tetebatu didirikan di desa Kotaraja, namun seiring perkembangannya terjadi pemekaran sehingga Tetebatu menjadi desa, dan kepala desa pertama adalah H. Nasibullah (alm) dari dusun Lingkung.

Pada tahun 1913 seorang dokter datang dari Malang, Jawa Timur dan diberi nama Raden Soedjono, setelah itu menetap dan membangun Rumah Tinggal di Tetebatu yang sekarang dikenal dengan Wisma Soedjono. Tujuan awal kedatangan dokter R. Soedjono ke Tetebatu adalah untuk mengobati wabah penyakit yang sedang melanda masyarakat saat itu.
Karena keindahan alam Tetebatu yang memesona, Dr. R. Soedjono mengajak rekan-rekannya dari Belanda untuk menikmati suasana alam Tetebatu dan dari sanalah Wisata Tetebatu dikenal dan dinobatkan sebagai desa wisata tertua di Lombok, hingga saat ini masih alami. Destinasi wisata dan penginapan masih terus berkembang, seperti Wisma Soedjono, Pondok Tetebatu, Surya Mandalika, Vanilla Garden dan masih banyak lagi.
Sebagian besar pekerjaan masyarakat Tetebatu adalah bertani, beternak dan berkebun, sehingga deretan persawahan yang indah memanjakan mata. Tidak hanya itu, Tetebatu juga memiliki budaya dan kearifan lokal yang sangat beragam untuk ketahanan pangan atau pertanian yang tentunya memiliki keunikan tersendiri. biasanya melakukan beberapa tahapan ritual, yaitu:
1. Nyelametang Pengmpel adalah ritual yang sering dilakukan oleh masyarakat Tetebatu sebelum mengolah sawah dengan tujuan agar air tetap melimpah meski di musim kemarau. Nyelametang Pengmpel sering dilakukan oleh masyarakat setahun sekali ketika Bintang Rowot (Gugus Lintang Kartika di ufuk timur saat fajar) dimiringkan dari bawah, kemudian tetua adat akan mengundang anak-anak subak atau orang yang menggunakan air untuk melakukan ritual atau syukuran. agar air tetap lancar dan tidak diganggu makhluk halus.
2. Nanjek Nao (Nyenyawek) adalah adat masyarakat Tetebatu yang dipercaya dapat mencegah tanaman padi dari gangguan hama dan makhluk halus. Proses awal nyenyawek, masyarakat terlebih dahulu mencari pelepah Arenga pinnata (Enau) muda dan tua kemudian menyiapkan bahan lain seperti pinang, daun sirih, jeruk nipis, pepesu, yang kemudian dikunyah lalu disemprotkan pada media yang telah terbuat dari pelepah Arengapinnata, setelah semua proses dilakukan masyarakat kemudian membawa media tersebut ke sawah untuk dijadikan sawek, biasanya media ini diletakkan di pojok sawah yang memiliki dataran tinggi.
3. Rantok (Bgegendong) adalah lesung panjang yang digunakan untuk acara-acara adat pesta besar. Yang digunakan untuk menumbuk nasi menjadi nasi dan dimasak pada acara tersebut. Penumbukan padi tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan dengan menggunakan teknik yang akan menciptakan irama khas sebagai hiburan masyarakat yang mengikuti Pesta.
Selain itu, Tetebatu juga memiliki ritual adat yaitu ritual “Bubur Putek”.
Bubur Putek merupakan ritual adat turun temurun asli desa Tetebatu yang dilaksanakan setiap tahun tepatnya setiap tanggal 15 bulan Muharram tahun Hijriah, awalnya para pemuka adat akan melihat gugusan bintang rowot & bintang tenggele, beliau akan menghitung dan memetakannya, setelah kedua bintang ini terlihat maka pemimpin adat dapat menentukan bahwa bulan telah masuk dan akan dilakukan ritual.
Proses awal dari Bubur Putek ini, warga akan berduyun-duyun mengumpulkan bahan-bahan seperti kayu, kelapa, rempah-rempah, dll, kemudian para tokoh adat berkumpul dan bermusyawarah untuk memilih: Pekasih, Pembanger, Kiyai, pemangku, dan Maliq yaitu 4 orang gadis yang berumur di bawah 13 tahun atau belum haid dan 4 orang wanita yang sudah lanjut usia, setelah semua telah mencapai kesepakatan dengan tugasnya masing-masing, pemuka adat akan mengganti selendang (ikat kepala) menjadi selendang putih kemudian menjadi salah satu pusaka di Bale Maliq (rumah adat) akan dibawa keluar dan dibawa dengan nasi yang akan dicuci ke mata air Lingsar kemudian bumbu dan semua bahan bisa dicampur.
Setelah sholat subuh, Bubur Putek sudah siap atau sudah matang, dan Maliq akan mencicipinya terlebih dahulu setelah Maliq selesai makan, Bubur Putek boleh dibagikan kepada masyarakat sesuai adat dan diselesaikan oleh ustadz” dengan berzikir dan berdoa untuk desa agar sejahtera, diberi ketenteraman dan ketenangan, keamanan dijauhkan dari bencana dan sebelum matahari terbit semua proses tradisional telah selesai.

HAL YANG DAPAT DI LAKUKAN ATAU DI LIHAT DI TETEBATU
1. Jelajahi persawahan yang dikelilingi Gunung Rinjani ( Jalan Kaki ataupun dengan Sepeda )

Bangun pagi di hotel Anda setelah sarapan, dan jelajahi semua keindahan alam Tetebatu saat matahari terbit. Anda akan melihat matahari pagi bersinar di sawah hijau berkabut dan tetesan air seperti mutiara di setiap rumput padi dengan Gunung Rinjani di latar belakang.
Anda bebas berhenti atau berfoto di medan apapun dan bertemu dengan penduduk lokal yang bekerja di sawah atau perkebunan mereka. Meskipun Anda tidak akan berbicara dalam bahasa yang sama, Anda akan merasakan kehangatan, cinta, dan kebahagiaan dalam senyum mereka.
2. Berenang di Air Terjun Sarang Walet / Air Terjun Tetebatu yang indah

Air terjun Tetebatu adalah tempat impian. Anda akan berjalan melewati persawahan, terowongan berisi air, menyeberangi air melalui jembatan bambu buatan dan terakhir berenang di air terjun yang langsung mengalir dari Gunung Rinjani. Jika Anda tiba di sini di pagi hari (sekitar pukul 10), Anda akan melihat sinar matahari melewati vegetasi lebat dan jatuh di air terjun – pemandangan yang spektakuler dan berkilauan untuk dilihat.
3. Hutan Monyet Tetebatu ( Tetebatu Monkey Forest )

Tetebatu Monkey Forest adalah hutan lebat dan rumah bagi kera abu-abu dan lutung hitam. Nah, jika Anda ingin menyapa monyet (tanpa menyentuh), pergilah ke Tetebatu Monkey Forest!
4 kilometer di utara pusat desa, hutan yang damai adalah tempat yang ideal untuk melihat kera abu-abu serta kera hitam Lombok yang 'lebih langka dan lebih cantik'. Kunjungi dengan pemandu untuk kesempatan terbaik melihat monyet di kanopi.
4. Trek ke Gunung Rinjani & Sangkareang melalui jalur Tetebatu
Dari Tetebatu Anda juga bisa melakukan trekking ke Gunung Rinjani (gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia). Jalur Tetebatu melewati hutan lebat yang membuatnya berbeda dengan jalur lainnya (Senaru dan Sembalun).
Jejak ini tidak terlalu dieksplorasi dengan baik karena Anda hanya dapat melakukan trekking ke tepi kawah Gunung Rinjani dan tidak dapat mencapai puncaknya (tidak seperti jalur Senaru atau Sembalun). Sejak pascagempa tahun 2018, trekking menuju puncak resmi ditutup dari semua jalur, Anda bisa trekking ke Rinjani melalui jalur Tetebatu.

6. Cobalah kerajinan tangan dari anyaman bambu

Jika Anda ingin menjelajahi sisi budaya Lombok, ikuti tur kerajinan tangan di Tetebatu dan desa-desa terdekat lainnya. Desa-desa ini dikenal dengan pengalaman budaya Sasak yang otentik dan juga merupakan pusat pengrajin kerajinan tradisional.
Desa Loyok, hanya 30 menit dari Tetebatu, merupakan pusat kerajinan bambu. Anda dapat mempelajari seluruh proses anyaman bambu dari penduduk setempat di sini.
7. Buat Sarung di Desa Pringgasela

Di desa Pringgasela, mereka mengatakan seorang gadis harus tahu menenun dan dia harus menenun setidaknya sepotong kain untuk calon suaminya sebagai simbol cinta. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang menenun sarung indah dengan alat bambu tradisional, pergilah ke desa Pringgasela.

Ada banyak hal lain yang dapat dilakukan di Tetebatu seperti – Adu tongkat sasak di desa Kotaraja, pembuatan kopi, tembikar, dll. Pilih kegiatan sesuai minat dan waktu Anda.
Juga, jika memungkinkan, lakukan pembelian dari seniman tradisional ini atau berikan beberapa tip sebagai rasa hormat karena ini adalah salah satu cara untuk mencari nafkah.

Cara menuju Tetebatu
Transportasi lokal di Lombok belum berkembang sehingga tidak banyak pilihan bus di Lombok. Taksi akan menjadi alternatif terbaik untuk loncat-loncat antar kota/desa di Lombok.
Jika Anda mencapai Lombok melalui penerbangan, Anda bisa mendapatkan Grab Taxi (pesan melalui aplikasi) di bandara. Di Lombok anda akan menemukan taksi Grab hanya di bandara dan tidak di bagian lain Lombok. Anda harus terhubung dengan operator taksi lokal untuk memesan taksi. Tapi jika anda ingin berkunjung ke Tetebatu dan membutuhkan penjemputan, kami bisa mengaturnya untuk anda, kami akan menjemput anda dimanapun anda tiba di sekitar pulau Lombok.
• Bandara Lombok ke Tetebat — Bandara ke Tetebatu berjarak sekitar 45 km dan biayanya sekitar IDR 300.000.
• Kuta (Lombok Selatan) ke Tetebatu — Kuta ke Tetebatu berjarak sekitar 56 km dan anda akan membayar IDR 350.000 untuk drop dari Kuta ke Tetebatu.
• Senaru/ Sembalun (Lombok Utara) ke Tetebatu — Senaru/ Sembalun ke Tetebatu berjarak sekitar 90 km. Rutenya melewati perbukitan dan akan memakan waktu sekitar 3 jam untuk mencapai Tetebatu. Anda akan membayar IDR 500.000

 

Q: Harga paket Tetebatu Village gimana nih??

A: Harga paket wisata Tetebatu Village gak mahal juga ga murah..

Q: Aku bandingin sama travel lain ya..??

A: Ya, silahkan Anda cari di internet untuk mendapatkan harga paket yang lebih murah (banyak sekali). Bahkan harga yang lebih mahal juga bisa Anda temui, mau cari harga berapapun bisa dengan mudah Anda dapatkan. Namun, apakah semua itu menjamin akan mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang sama denganTetebatu Village !!  Jangan sampai liburan anda diTetebatu Village kacau karena salah pilih travel yah.. ^.^ Mari kita buktikan, silahkan lihat ini :

TETEBATU VILLAGE

Sekarang saatnya anda bisa memilih paket wisataTetebatu Village sesuai dengan keinginan anda. Anda juga akan mendapatkan fasilitas terlengkap dari kami. Jika anda dan keluarga berencana berlibur ke Tetebatu Village dan sekitarnya namun tidak memiliki waktu buat ngurus akomodasi dan itinerary?

Tidak usah bingung, kami Tetebatu Village Populer siap membantu merencanakan Paket wisata keluarga ke Tetebatu Village yang hemat sesuai dengan budget anda. Anda akan kami ajak berlibur mengunjungi tempat wisata favorite di Tetebatu Village seperti Sasak Tour, Gili Trawangan, Pink Tour, senaru dan masih banyak lagi. Dan tidak lupa mencoba merasakan wisata kuliner Tetebatu Village yang melegenda. Menarik kan? Ayo wisata ke Tetebatu Village sekarang bersama kami!!

garansi kepuasan

Kenapa Harus Lombok Populer Tour and Travel ? Karena Anda akan mendapatkan pelayanan berikut ini

CUSTOMER SERVICE

DRIVER & GUIDE

FASILITAS

Ramah, sabar, informatif, solutif Ramah, sopan, sabar, komunikatif Armada terbaru
Fast response (pada jam kerja) Profesional & Berpengalaman di dunia wisata Rumah makan pilihan yang bervariasi
Hanya hitungan detik telpon anda akan kami response (pada jam kerja) Berpenampilan bersih & rapi Hotel sesuai pilihan
Permintaan proposal paket kami kirim kurang dari 20 menit (pada jam kerja) Berhati-hati dalam berkendara Asuransi perjalanan
Harga paket sangat fleksible Paham jalan & berpengetahuan luas tentang wisata Pusat oleh-oleh terlengkap
Pilihan paket yang beragam Tidak merokok di dalam mobil Spesial suvenir Ongis Travel
Menerima paket custom Mengutamakan kepuasan, kenyamanan dan keselamatan pelanggan Dan masih banyak lainnya

Hotel Partner

Info Wisata

Gallery

This error message is only visible to WordPress admins

Error: No connected account.

Please go to the Instagram Feed settings page to connect an account.

Hubungi Kami

hubungi kami

Pembayaran

akun pembayaran
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami